Kedahsyatan Shalawat al-‘Ali al-Qadr

Habib Umar bin Hafidz, Maulana Syekh Hisyam Kabbani dan banyak Auliyaullah lainnya, dari Syarh Shalawat ad-Dardir al-`allamah as-Saawi, mengatakan bahwa membaca shalawat ini sekali setiap hari Jumat akan membuat Nabi Muhammad SAW akan menyertainya ketika ia meninggal dunia dan mengantarkannya ke kuburnya dan menguburkannya dengan tangan beliau sendiri yang penuh berkah.

Banyak Auliyaullah yang mengatakan, “Barang siapa yang membacanya bahkan sekali pada hari Jumat, atau sejak Kamis malam dan seterusnya, Allah SWT akan mengizinkan ruhnya untuk melihat Sang teladan bagi semua ruh SAW.”

Bukan hanya ketika ruhnya meninggalkan tubuhnya, tetapi juga ketika ia dibawa ke kuburnya sampai ia akan menjumpai Nabi SAW yang akan mengurusnya di kuburnya itu.
Para Awliyaullah menganjurkan untuk terus membaca shalawat ini sepuluh kali setiap hari dan sekali pada malam Jumat, dan itu akan membawakan khayr al-jasiim, kebaikan yang tak terhingga bagi kalian. 

Di dalam kitab Fath ar-Rasuul juga dinyatakan bahwa barang siapa yang membacanya sepuluh kali setelah Isya akan diberi ganjaran seolah-olah ia telah membacanya sepanjang malam.


 اَللهم صَلِّ وَ سَلِّمْ وَ بَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ الْأُمِيِّ الْحَبِيْبِ الْعَالِيِّ الْقَدْرِ الْعَظِيْمِ الْجَاهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ


Allāhumma shalli wa sallim wa bārik `alā Sayyidinā Muhammadin an-Nabiyyi ‘l-Umiyy, al-Habīb al-`Āliyya ‘l-Qadri ‘l-`Azhīmi ’l- jāhi, wa `alā ālihi wa shahbihi wa sallim.


“Ya Allah, limpahkanlah rahmat, keselamatan dan keberkahan kepada junjungan kami Nabi Muhammad (saw), nabi yang ummi, yang dicintai, yang tertinggi, yang memiliki kekuasaan agung lagi mulia, dan kepada keluarga dan sahabatnya. Semoga Allah memberikan keberkahan dan keselamatan.