Kisah Lebah Yang Bershalawat dari Terjemah Qasidah Ahmad Yaa Habibi

Pada suatu hari, Nabi Muhammad shollallahu ‘alayhi wasallam dan Amirul Mukminin Ali as duduk ditengah kebun kurma, lalu ada seekor lebah yang terbang disekeliling Nabi Muhammad saw.
Nabi Muhammad saw berkata, “Wahai Ali tahukah apa yang dikatakan oleh lebah ini?”

Imam Ali berkata, “Tidak.”
Nabi Muhammad saw. Berkata, “Lebah ini hari ini mengundang kita sebagai tamunya, dan berkata bahwa dia telah menyediakan madu disuatu tempat, dan utuslah Amirul Mukminin untuk mengambilnya dari tempat itu.”

Amirul Mukminin bangkit dan mengambil madu dari tempat tersebut.

Kanjeng Nabi shollallahu ‘alayhi wasallam kemudian berkata, ”Wahai lebah! Makanan kalian berasal dari bunga-bunga yang pahit, lalu apa yang menyebabkan dia berubah menjadi madu yang manis?”

Lebah berkata, ”Wahai Rasulullah! Manisnya madu ini berkah sholawat kepada Anda dan keluarga Anda, karena setiap kali kami menghisap sari bunga, saat itu pula kami menerima ilham untuk bersholawat tiga kali kepada Anda. Dan ketika kami mengucapkan:

Allahumma Sholli Ala Sayyidina Muhammad Wa ‘ala Aali Sayyidinaa Muhammad ”Ya Allah limpahkanlah sholawatMu kepada Sayyidinaa Muhammad Muhammad dan keluarga Sayyidinaa Muhammad,” Maka berkat shalawat kepada Anda itu, madu kami menjadi manis.”

Related posts

Leave a Comment